January 15, 2021
pengelaman beli hosting

Pengalaman Beli Hosting di Hoster

Dalam perjalanan ngeblog, tentu ada banyak hal yang ingin dicapai. Bermula dari hobi, ternyata bisa menghasilkan dan sampai sekarang masih bertahan, bahkan sudah ternak blog.

Karena sudah tahu banyak peluang yang bisa dicapai dengan ngeblog, jadinya punya blog beberapa macam, nggak hanya untuk tulisan pribadi, tapi bisa juga untuk bisnis. Sekarang sudah serba digital, sayang untuk dilewatkan kalau nggak bikin blog atau web.

Ternak blog

Sudah jadi hal biasa kalau bloger memiliki blog lebih dari satu, termasuk saya. Tapi, blog yang saya bikin lebih dari satu memiliki platformnya dari blogspot, yang WordPress masih satu, blog ini.

Ternak blog nggak harus diisi dengan konten personal, bisa dengan membuat web komunitas, media lokal, atau memang punya keahlian khusus, nggak harus bikin blog, bisa membuat landing page, bikin web bisnis, company profile dan masih banyak lagi.

Tentunya hal tersebut harus ditunjang dengan Hosting yang tidak hanya murah tapi stabil, aman dan full support dari layanan jual hosting. Nah, saya akan berbagi pengalaman beli hosting di Hoster.

Pengalaman beli hosting di Hoster

Saya doyan ternak blog dan beli domain ketika ada promo, karena ingin pindah dari blogspot ke WP, akhirnya memutuskan untuk beli hosting saja di Hoster. Kenapa beli di situ? Tentu saja karena harga, maklum pejuang nafkah secara online, juga harus mempertimbangkan dari segi harga. Kemudian, ada teman yang rekomen tentang Hoster ini.

Ini merupakan pertama kali membeli hosting karena biasanya langsung beli jadi, minta di-install, terima beres. Ternyata bikin penasaran bagaimana mengulik CPanel dan lainnya.

Customer Service yang Responsif.

Bisa dibilang layanan Customer Servicenya memuaskan, cepat dan paham apa yang saya butuhkan, solutif juga.

Baca Juga  ASUS Vivobook A470, Produktivitas Semakin Maksimal
Responsif dan solutif

 

Karena masih awam, saya bingung untuk beli hosting saja, karena setelah membeli paket MonsterOne, setelah klik ternyata dialihkan ke halaman untuk membeli domain. Setelah bertanya, diberitahu langkah-langkah tanpa membeli domain. Alhamdulillah lancar dan sudah aktivasi.

Layanan Customer service tidak hanya pada jam kerja (pagi hari) saat saya tanya CSnya di malam hari, masih responsif. Saran aja, kalau tanya yang lebih teknis, mending ke buka “tiket”.

Harga masuk akal.

Banyak tersedia paket hosting dan bisa juga sekaligus dengan domain, harga bisa disesuaikan perbulan atau pertahun (ada yang per3tahun).

Terdiri dari 3 paket : LittleOne, HosterOne, dan MonsterOne. Sebenarnya mau milih yang HosterOne, karena bagiku cukuplah untuk sekadar blog yang isinya banyak tulisan eh ternyata MonsterOne dengan tingkat fitur lebih expert, harga sedang diskon, akhirnya Checkout yang MonsterOne.

Selain untuk kebutuhan blog, teman-teman yang sedang merintis bisnis atau membuat web untuk komunitas, bisa mencoba yang MonsterOne. Bisa aja nih bikin promo, pembeli bakalan lihat harga antara paket yang lain, beda dikit tapi fitur lebih lengkap.

Bayar yuuk

Server Indonesia.

Memilih Server Indonesia karena mengenali target pembaca yang masih dalam lingkung lokal (masih dalam wilayah Indonesia), blog yang saya kelola juga menggunakan Bahasa Indonesia. Lagipula menggunakan server lokal kualitasnya nggak kalah keren dengan server Luar Negeri.

Unlimited bandwidth.

Saya masih awam tentang istilah yang ada pada Hosting, justru ini kesempatan untuk belajar mengenal lebih jauh. Siapa tahu nanti bisa membuka peluang bisnis, jualan jasa pasa hosting dan domain.

Istilah bandwidth ini banyak banget ditemui di mesin pencari, namun bagi yang masih awam, daripada bingung, saya memberikan pemahaman pada diri sendiri, pentingnya bandwidth adalah jumlah transfer data.

Baca Juga  Ngopi Cantik #6 Understanding Copyright For Blogger

Ambil saja contoh ; kalau ngeblog pasti butuh pengunjung, jaga-jaga kalau pengunjung blog ramai, daripada down (nggak bisa diakses), lebih baik cari badwith yang besar. Nah, di Hoster ini memberikan fitur unlimited bandwidth.

Membuka peluang kemitraan.

Kemitraan di sini, bisa dengan gabung afiliasi atau gabung jadi reseller hosting. Jika afiliasi, tidak butuh modal banyak, yang penting sebar linknya, kalau ada yang beli lewart link kamu, nanti dapat komisi sebesar 75% dan mendapatkan saldo komisi 300.000 saat pendaftaran.

Bagi kamu yang memiliki dana lebih dan ingin mengembangkannya, Hoster juga membuka lebar untuk menjadi reseller hosting. Mulai dari 150ribu perbulan. Tersedia paket reseller, mulai dari 12 akun hosting hingga 64 akun hosting.

Bisnis ini sangat tepat karena sekarang ini bisnis mulai merambah ke online, mulai dari bisnis rumahan hingga UKM, memiliki web ataupun blog (branding).

Keamanan.

Fitur keamaan yang perlu diperhatikan, paling basic adalah adanya SSL, dan Hoster sudah menyediakan fitur SSL. Selain itu, Hoster dilengkapai munify360
Proactive Defense™, merupakan pusat manajemen pengontrol kondisi web yang terdapat di cPanel.

Kamu bisa memerikan kondisi keseluruhan server dan bisa mengelola semua aspek keamanan. Di dashboard akan menampilkan semua tentang keamanan dan update histori setiap 60 detik.

Kelebihan munify360 Proactive Defense™ yang patut diperhatikan adalah mampu menghentikan malware yang tidak dapat dideteksi oleh pemindai biasa. Nggak mau dong, blog atau web bisnis yang sudah dibangun dari nol, eh kenal malware. Harus siap sedia, sebelum ada kejadian yang tidak diinginkan.

Aku sudah mencoba menggunakan layanan Hoster, jika kamu ingin daftar (aku pakai link afiliasi ya), bisa klik di banner atau link di bawah. Semoga cerita pengalaman beli hosting di Hoster bisa bermanfaat buat kamu, kalau ada yang ditanyakan, tanya di kolom komen ya.

Baca Juga  Ngopi Cantik #6 Understanding Copyright For Blogger

BELI HOSTING MURAH DAN BERKUALITAS (KLIK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *